JellyPages.com

✿ Dengan Menyebut Nama ALLAH Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang ✿


Tuesday, 12 July 2011

Aku Perlu KAMU...

Assalammualaikum...

Sollu ala- nabiyy... (n_n)

Terdengar ayat-ayat cinta dilantunkan...
Aku jadi sayu... pilu juga datang menduga...
Lalu...
Bersandarlah aku di birai katil usang dengan mata kuyu...
Hati mula berdebar... 
Jiwa rasa bergegar...
Tangan pula mula menggeletar...

Sudah berapa kali agaknya itu terjadi,
aku sendiri tak pasti...

Secara tiba-tiba...
Rasa cinta pada dunia mati...
Terbayang tayangan akhirat di mata hati...
Deras kini jantungku berdetak!

Detak demi detak hanya ada kata "mati itu pasti"
Aku jadi kaku, diam membisu... 
Tidak mampu lagi meragu...
Kerana itu bukan kenyataan palsu!

Ya Allah!
Mengapa terjadi begitu?
Mengapa tidak begini ; aku tidak merasakan getaran ketika ayat cinta Mu dibaca?
Adakah Engkau mahu memberikan aku "sesuatu"?
Atau mungkin itu cuma peringatan Mu untuk ku terhadap "sesuatu" yang telah aku lakukan?
Mana satu Ya Tuhanku... 
Hitam atau putih tandanya?

Terus terang saja aku katakan,,
Saat ini aku baru terasa bahawa Engkau terlalu dekat denganku,
walau diri ini sering menjauh...

Rahmat Mu tak pernah kurang Kau hamburkan pada ku,
namun aku masih tetap jua berdegil...
Mendongak langit setinggi mungkin...
menoleh pun terkadang rasa berat...
Seberat dosa-dosa yang telah sebati dalam diri...

"Sampai bila mahu menjauh dari Pencipta?
Tidak malukah? Dia mencipta engkau tapi engkau
tidak mensyukurinya... Malah mengingkari...
Dia tidak perlu kau untuk membalas apa-apa kecuali
ketaatan engkau kepada Nya, itu saja!"

Suara itu berbisik!
 Halus tapi tegas! 
Benar-benar menusuk hati ku...
Entah mengapa aku seperti mati hidup semula...
Bangkit, lalu mengambil wuduk...
Selesai...
Aku terarah tanpa panduan menuju ke tikar sejadah...
Senang saja langkah itu ku hayun...
Takbir diangkat,
lalu aku mula bercerita dengan Tuhan...

Mungkin itu yang dinamakan hidayah...
Aku sendiri kurang mengerti...
Sungguh! Perkara itu menyenagkan aku... 
Jiwa mati kini hidup kembali...
Kekosongan diri kini terisi rapi...

Terima kasih Tuhan...
Atas segalanya...
Ternyata,
AKU PERLU KAMU,
dalam setiap detik...
setiap ketika...
Tanpa Mu aku hilang arah...
hanyut entah ke mana...
Tanpa Mu aku seperti bayang-bayang,
sentiasa hitam tanpa pernah cerah warnanya,
walau cahaya kemilau terang memancar! 


GadisPelangiPuteh
2:11 am
Wednesday
13/07/2011